5 Alasan Kamu Harus Rutin Mengonsumsi Gandum Utuh untuk Kesehatan

5 Alasan Kamu Harus Rutin Mengonsumsi Gandum Utuh untuk Kesehatan

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menjadikan nasi sebagai makanan pokok. Bukan tanpa alasan, nasi memiliki tekstur pulen, rasanya lezat, dan cukup mengenyangkan.

Namun sebenarnya ada pilihan sumber karbohidrat lain yang memberikan lebih banyak manfaat kesehatan, lho. Salah satunya gandum utuh yang mulai populer di kalangan pelaku gaya hidup sehat. Lalu, kenapa kita harus mulai mengonsumsinya? Simak beberapa alasan mengapa kamu harus mengonsumsi gandum utuh berikut ini.

  • Sumber Karbohidrat Kompleks
  • Sebagai sumber energi utama, karbohidrat dibagi menjadi karbohidrat kompleks dan sederhana. Seperti namanya, karbohidrat kompleks mempunyai struktur yang rumit sehingga lebih lama dicerna oleh tubuh. Sedangkan karbohidrat sederhana memiliki rantai molekul yang pendek sehingga lebih gampang dicerna.

    Karena itulah, karbohidrat kompleks menawarkan rasa kenyang lebih lama dan tidak memicu lonjakan gula dalam waktu cepat sehingga aman bagi pasien diabetes.

  • Memelihara Kesehatan Usus
  • Usus merupakan rumah bagi jutaan mikroorganisme, seperti bakteri dan virus. Jangan dulu heran, sebab mereka justru dibutuhkan dalam proses pencernaan dan mampu mendukung kesehatan. Namun jika rasionya tidak seimbang, ini akan berdampak pada kesehatan.

    Asupan serat yang tercukupi akan menjaga dan mendorong keanekaragaman jenis mikroorganisme di usus. Menurut penjelasan Asosiasi Psikologi Amerika Serikat (APA), ini akan menurunkan risiko berbagai penyakit, mengontrol berat badan, hingga menjaga mood.  Selain dari sayur dan buah, serat juga dapat dipenuhi dari roti gandum, oats, quinoa, hingga beras merah.

    Sumber foto: Google


  • Sumber Zat Besi Nabati
  • Meski tidak sebanyak pada makanan hewani, namun gandum utuh bisa menjadi alternatif sumber zat besi bagi kelompok vegan dan vegetarian. Sebab, beberapa jenis gandum seperti millet mampu mencukupi kebutuhan zat besi hingga 21% dalam 100 gram-nya.

    Tingkat penyerapan zat besi dari makanan nabati memang lebih rendah dibanding dengan makanan hewani. Tetapi, menurut Healthline, penyerapannya dapat ditingkatkan jika mengonsumsinya bersamaan dengan vitamin C.

  • Kaya Akan Protein
  • Gandum utuh juga tinggi akan protein. Menurut Livestrong, dalam 100 gram amaranth grain yang juga termasuk ke dalam jenis gandum utuh, mengandung 14,45 gram protein. Sedangkan 100 gram nasi putih hanya mengandung 2,4 gram protein.

    Protein sendiri adalah zat gizi yang dibutuhkan untuk membangun tubuh, seperti enzim, hormon, meningkatkan imunitas, dan memelihara serta memperbaiki kerusakan sel. Karena tidak dapat diproduksi tubuh, protein harus tercukupi dari makanan karena bersifat esensial.

  • Mencegah Berbagai Penyakit
  • Berkat kandungan antioksidan dan seratnya yang tinggi, mengonsumsi gandum utuh ternyata berkaitan dengan penurunan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus tipe 2, hingga kanker.

    Menurut Livestrong, serat berperan untuk menjaga kadar gula darah dan mencegah penyerapan kolesterol di dalam usus. Selain itu, antioksidan mampu menangkal radikal bebas yang bisa memicu perkembangan berbagai penyakit berbahaya, termasuk kanker.

    Agar manfaat kesehatan bisa didapatkan dengan optimal, jangan lupa selalu terapkan pola hidup sehat. Kamu bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.

    Tertarik mengganti konsumsi nasi putih dengan gandum utuh? Langsung saja beli produknya di Healthy Choice. Belanja di sini jadi lebih mudah karena bisa dilakukan secara online. Tunggu apalagi? Yuk mulai terapkan hidup sehat sekarang.

     

    Baca juga: Punya Segudang Manfaat, Ini Kandungan Sehat Gandum untuk Camilan Sehat Bumil

    Baca juga: Jadi Menu Makanan Sehat, Berapa Banyak Kalori Pada Roti Gandum


    Older Post Newer Post

    Leave a comment

    Please note, comments must be approved before they are published