Tak Hanya Meningkatkan Kesuburan, Ini Khasiat Jahe Merah untuk Para Pria

jahe merah

Jahe merah biasanya dijadikan pelengkap dalam hidangan sushi, yaitu makanan khas Jepang yang kini banyak disukai orang dari seluruh penjuru dunia. Bukan hanya pelengkap makanan, jahe merah ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan untuk tubuh. Lalu, benarkah mengonsumsinya dapat membantu meningkatkan kesuburan pria? Simak faktanya berikut ini.

Di Indonesia, jahe jenis ini cukup mudah ditemui. Jahe biasa dijadikan sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa. Selain itu, jahe merah juga kerap dijadikan sebagai minuman yang dipercaya ampuh dalam menjaga kesehatan agar tubuh tidak mudah sakit.

Jahe Merah untuk Meningkatkan Kesuburan pria

Gangguan kesuburan pria merupakan salah satu masalah yang cukup mengkhawatirkan. Nah, mengonsumsi jahe merah disebut bisa menjadi salah satu tips sehat untuk mengatasi masalah ini. Penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri di dalam jahe memiliki efek afrodisiak.

Afrodisiak merupakan senyawa kimia yang dapat merangsang daya seksual dengan cara melancarkan dan meningkatkan sirkulasi aliran darah di dalam tubuh. Sehingga, aliran darah di daerah penis pun turut meningkat.

Dengan begitu, ereksi pria bisa bertahan lama. Bukan itu saja, manfaat jahe untuk kesuburan pria juga dapat terjadi karena tumbuhan ini mengandung antioksidan yang mempunyai aktivitas androgenik. Hal inilah yang membuatnya mampu meningkatkan jumlah hormon testosterone sehingga kesuburan pria meningkat.

Meski dapat membantu meningkatkan kesuburan pria, namun penting untuk mengonsumsinya dalam batas wajar. Selain dijadikan minuman, kamu juga bisa menambahkannya ke dalam menu makan sehat harian, seperti menambahkannya ke dalam bumbu masakan.

Membantu Mencegah Gangguan Pencernaan

Sebagian orang memilih untuk tidak makan sushi karena olahan ini menyajikan ikan mentah, sehingga banyak yang ragu akan keamanannya. Oleh karena itulah, restoran yang menyajikan menu sushi selalu menyediakan jahe merah.

Senyawa antibakteri dalam jahe dapat melawan bakteri jahat seperti Salmonella enteritidis, Escherichia coli, Staphylococcus aureus. Jika dikonsumsi bersamaan dengan sushi, bakteri yang mungkin masih tersisa di sushi bisa musnah.

Selain itu, sensasi hangat dari jahe juga dapat membantu menenangkan pencernaan. Namun, apabila kamu sudah mengonsumsi jahe dan menu makan sehat tapi gejala gangguan pencernaan belum juga mereda, sebaiknya segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

jahe merah

Sumber foto: Google


Meredakan Nyeri Otot dan Sendi

Tidak hanya mengatasi asam urat, manfaat jahe merah lainnya yaitu meredakan nyeri pada otot dan sendi. Sebuah penelitian yang melibatkan atlet sepak takraw membuktikan, mengonsumsi ekstrak jahe selama 10 hari dapat mengurangi nyeri otot.

Ekstrak jahe juga membantu meredakan gejala osteoarthritis. Bahkan, studi menyebutkan bahwa jahe lebih efektif dalam meredakan peradangan di dalam tubuh dibandingkan obat antiinflamasi non steroid (NSAID).

Beberapa senyawa aktif pada jahe seperti gingerol, gingerdione, dan zingeron bisa mengurangi leukotriene dan prostaglandin, yaitu pemicu peradangan.

Meski diklaim efektif untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, tetap saja kamu perlu mengimbanginya dengan pola hidup sehat. Pastikan mengikuti tips sehat seperti mengonsumsi makanan bernutrisi dan rutin berolahraga.

Punya masalah kesehatan di atas dan butuh konsumsi jahe merah sebagai penanganan pertama? Konsumsilah ekstrak jahe merah dari Healthy Choice! Kamu bisa membelinya dengan mudah lewat website Healthy Choice, kapanpun dan dimana saja tanpa perlu keluar rumah. Tunggu apalagi? Yuk belanja di sini!

 

Baca juga: Apakah Boleh Minum Jahe Merah Setiap Hari? Cek Faktanya

Baca juga: Kenali Manfaat dan Risiko Jahe Merah untuk Ibu Hamil Agar Tidak Salah Kaprah


Older Post Newer Post

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published