Asupan Gizi Terbaik dari Beras Coklat untuk Balita

beras coklat

Biasanya nasi putih banyak dimasak menjadi bubur untuk makanan pendamping ASI (MPASI). Tetapi, sebetulnya beras coklat juga patut dipertimbangkan karena nutrisi di dalamnya lebih banyak ketimbang beras putih.

Bubur dari beras coklat sebaiknya mulai diperkenalkan kepada si kecil saat usianya lebih dari enam bulan. Hal ini karena gigi anak mulai tumbuh dan membutuhkan makanan yang lebih padat dari ASI. Selain itu, Anda juga harus mulai membiasakan lambung anak untuk mengolah makanan seperti bubur.

Lalu apa saja keunggulan beras coklat dibanding jenis lainnya? Perbedaannya bukan saja pada warnanya. Kulit luar beras biasanya dihilangkan agar menjadi beras putih. Namun pada beras coklat, kulit luar atau yang disebut aleurone tidak dibuang karena kandungan gizinya yang tinggi.

Beras putih banyak dipilih karena terlihat lebih bersih. Padahal aleurone mengandung protein, kalsium, magnesium, potasium, tiamin dan serat.

Apa Saja Manfaat Beras Coklat untuk Kesehatan?

beras coklat

Sumber foto: Google

Beras berwarna coklat ini merupakan biji-bijian utuh yang tidak dimurnikan. Dedak yang tersisa juga tidak dibuang sehingga kandungan nutrisi dan seratnya masih utuh. Nah, berikut ini beberapa manfaat beras coklat bagi kesehatan.

  • Mengontrol Kadar Gula Darah
  • Pengidap diabetes pasti harus menjaga kadar gula darahnya. Sehingga ada baiknya untuk mengganti beras putih dengan beras coklat karena kadar glikemiknya lebih rendah. Pada beras putih kadar glikemiknya yaitu 72, sementara beras coklat hanya 50.

    Makanan yang memiliki kadar glikemik rendah dapat membantu tubuh dalam menjaga kadar gula darah. Beras coklat dicerna lebih lambat karena kaya akan serat, sehingga membuat kenyang lebih lama dan gula darah pun stabil.

  • Bebas Gluten
  • Beberapa orang mungkin tidak bisa mencerna gluten. Mereka akan menunjukkan reaksi seperti kembung, muntah, hingga diare saat mengkonsumsi gluten.

    Karena bebas gluten, beras coklat bisa menjadi pilihan pengganti nasi putih, pasta, mie atau roti.

  • Menjaga Kesehatan Jantung
  • Kandungan serat dan nutrisi lainnya dalam beras coklat dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    Konsumsi makanan berserat tinggi dapat membantu menurunkan risiko kanker, gangguan pernapasan hingga penyakit jantung.

    Bukan itu saja, jenis beras satu ini juga kaya akan magnesium. Magnesium sendiri berperan untuk menjaga kesehatan jantung. Sedangkan lingan dapat membantu menekan risiko penyakit jantung dengan melepaskan ketegangan pada pembuluh arteri yang menyebabkan tekanan darah menurun dan kolesterol.

  • Mengontrol Kolesterol
  • Beras coklat tidak memiliki kandungan kolesterol dan dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjadikannya sebagai asupan harian.

    Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa beras coklat memiliki sifat hipokolesterolemik yang mampu membantu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Beras ini dapat menjadi sumber nutrisi yang baik untuk membantu memperlancar metabolisme. 

  • Mencegah Kerusakan Sel Akibat Radikal Bebas
  • Kandungan antosianin di dalam beras ini dapat membantu menangkal radikal bebas. Antosianin sendiri adalah senyawa antioksidan. Dengan mengkonsumsinya secara rutin, sel-sel tubuh akan terlindungi dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Dengan begitu Anda bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit.

    Supaya nutrisi si kecil tercukupi, Anda bisa membuat sendiri bubur dari beras coklat di rumah. Salah satunya dengan mengkreasikan campuran bubur dari beras coklat dengan pisang maupun buah lainnya yang memiliki tekstur lembut.

    Nah, kalau ingin mendapatkan produk beras organik dengan kualitas premium, langsung cek di sini yuk!  

     

    Baca juga: Sering Dikonsumsi Setiap Hari, Ini Cemilan yang Bikin Gemuk dan Gagal Diet

    Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Chia Seed untuk Diet


    Older Post Newer Post

    Leave a comment

    Please note, comments must be approved before they are published