Kaya Manfaat Sehat, Ini Kandungan Beras Merah yang Baik Cegah Kanker

beras merah

Khasiat beras merah pasti sudah dikenal secara luas, terutama di kalangan pelaku diet. Beras berwarna merah dinilai lebih kaya nutrisi dan sehat ketimbang beras putih. Selain untuk menjaga pola makan, beras merah juga mengandung banyak manfaat lain bagi Kesehatan tubuh.


Beras merah sendiri adalah biji-bijian utuh yang hanya melewati satu kali proses pengelupasan kulit, jadi kandungan gizi didalamnya tidak banyak terbuang. Inilah alasan kenapa beras merah mengandung lebih banyak nutrisi dibanding beras putih.


Salah satu nutrisi di dalam beras jenis ini yaitu serat. Kandungan ini sangat penting untuk membantu menurunkan berat badan. Selain itu, beras merah juga memiliki kandungan vitamin B, kalsium, mangan, asam pantotenat dan zinc meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit. 


Lalu, Apakah Benar Beras Merah Bisa Mencegah Kanker?

Beras merah mengandung antioksidan seperti flavonoid dan fenolik yang berfungsi untuk melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang dapat memicu berbagai penyakit kanker.


Bahkan, sebuah penelitian di Inggris membuktikan bahwa mengonsumsi gandum utuh, seperti beras merah dan buah-buahan bisa mencegah kanker payudara pada wanita premenopause. Hal tersebut karena beras merah kaya akan serat.


Wanita yang mengonsumsi serat lebih dari 30 gram setiap hari dapat menurunkan risiko terserang penyakit tersebut hingga 53%. Kandungan inositol hexaphosphate pada makanan yang tinggi serat, termasuk beras merah juga berfungsi sebagai zat antikanker.


Apa Saja Manfaat Lain Beras Merah?

Selain membantu mencegah kanker, beras merah juga menyimpan berbagai manfaat lain untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Mengurangi Risiko Kardiovaskular
  • Beras merah bukan hanya tinggi serat, tapi juga memiliki kandungan berbagai gizi penting lainnya, seperti magnesium, antioksidan dan zat lignan.


    Seluruh kandungan tersebut dapat membantu mencegah penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh, mengontrol tekanan darah hingga mencegah penyumbatan di dalam pembuluh darah. 


    Oleh sebab itu, mengonsumsi beras merah sangat baik untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pembuluh darah (kardiovaskular) dan jantung.


  • Melancarkan Sistem Pencernaan
  • Beras merah kaya akan serat dan karbohidrat kompleks. Kandungan ini mampu melancarkan sistem pencernaan dan memelihara bakteri baik di dalam usus. Bahkan, jika mengonsumsinya secara rutin, nasi merah juga dapat mencegah sembelit.


  • Menjaga Berat Badan
  • Manfaat lainnya dari beras merah yakni membantu menjaga berat badan. Beras merah menyimpan kandungan protein, karbohidrat kompleks dan serat yang lebih tinggi dibanding beras putih, sehingga membantu perut kenyang lebih lama.


    Beberapa studi juga membuktikan bahwa mengonsumsinya secara rutin dapat membantu mengendalikan berat badan. Hal ini menjadikan beras merah baik dikonsumsi demi mencegah obesitas.

    beras merah

    Sumber foto: Google

  • Menjaga Kadar Gula Darah
  • Beras merah ternyata juga mampu membantu mengontrol kadar gula darah. Hal ini dikarenakan indeks glikemik pada beras merah lebih rendah dari beras putih. Oleh sebab itu, mengonsumsinya tidak membuat kadar gula darah cepat melonjak.

    Selain itu, konsumsi beras merah secara rutin juga dapat menekan resiko terserang diabetes tipe 2.

    Nah, untuk mengoptimalkan berbagai manfaat beras merah di atas. Kamu juga harus mengimbanginya dengan mengonsumsi sayur, buah, rutin berolahraga, tidak merokok dan batasi minuman beralkohol. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

    Untuk mendapatkan produk beras merah yang berkualitas, kamu bisa membelinya di Healthy Choice. Kemudian, kamu bisa mengolah beras merah organik tersebut menjadi berbagai macam olahan sehat.

     

    Baca juga: Benarkah Beras Coklat Baik untuk Kesehatan Jantung? Ini Faktanya

    Baca juga: Bikin Santapan Sehat Setiap Hari dengan Beras Ketan Hitam, Hasilnya Menakjubkan


    Posting Lama Posting Baru

    Tinggalkan komentar

    Harap diperhatikan, komentar harus disetujui sebelum dipublikasikan