Benarkah Nasi Putih Berdampak pada Tingkat Kolesterol? Cek Faktanya

Benarkah Nasi Putih Berdampak pada Tingkat Kolesterol? Cek Faktanya

Selain nasi, karbohidrat juga terkandung dalam tepung beras organik. Padahal, nasi adalah makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Saking seringnya dikonsumsi, muncullah pertanyaan, apakah karbohidrat tersebut aman untuk kolesterol tubuh?

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, nasi putih sebenarnya tidak memiliki kandungan kolesterol. Namun, meski bebas kolesterol, nasi putih bukanlah sumber nutrisi yang sesuai bagi tubuh.

Sebab, beras putih tidak termasuk gandum utuh. Sementara karbohidrat kompleks biasanya terdapat dalam biji-bijian atau gandum utuh. Umumnya, gandum utuh mengandung bakteri baik dan endosperma yang dapat membantu menutrisi tubuh.

Jadi, Apakah Nasi Putih Berpengaruh Terhadap Tingkat Kolesterol?

Beras putih biasanya melewati proses pengolahan yang panjang dimana kulit gandumnya sudah dibuang, sehingga serat dan nutrisinya berkurang. Padahal, serat itulah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghindari serangan berbagai penyakit, seperti kardiovaskular.

Ngomong-ngomong soal penyakit kardiovaskular, erat kaitannya dengan lonjakan kolesterol. Lalu, mungkinkah nasi putih berpengaruh terhadap kadar kolesterol?

Faktanya, menurut Journal of Epidemiology tahun 2013, semua jenis biji-bijian olahan termasuk beras putih bisa berdampak pada kolesterol. Terlebih kandungan antosianin dalam nasi putih juga minim. Sehingga risiko kolesterol tinggi hingga penyakit jantung pun lebih besar.

Tetapi, ini bukan berarti kita tidak boleh makan nasi, ya. Tentu kita masih bisa mengonsumsinya namun diimbangi dengan pola hidup sehat. Atau bisa juga mengganti asupan karbohidrat dengan nasi merah. Karena nasi merah lebih kaya akan antosianin, yang dapat membantu tubuh terhindar dari lonjakan kolesterol.

Jenis Karbohidrat untuk Penderita Kolesterol Tinggi

nasi putih

Sumber foto: Google

Alih-alih nasi putih, kamu bisa mengonsumsi whole grain (serelia utuh) untuk menghindari lonjakan kolesterol. Jenis karbohidrat ini minim proses pengolahan sehingga endosperma, serealia, dan kulitnya masih utuh.

Inilah alasannya mengapa karbohidrat jenis whole grain lebih kaya serat dan vitamin ketimbang nasi putih. Penderita kolesterol tinggi pun lebih dianjurkan untuk mengonsumsi jenis karbohidrat satu ini.

Jenis karbohidrat yang termasuk whole grain untuk pengidap kolesterol tinggi di antaranya, yaitu:

  • Beras merah
  • Beras coklat
  • Beras hitam
  • Oat
  • Roti gandum
  • Bulgur
  • Quinoa
  • Barley atau jelai

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan takaran karbohidrat yang dikonsumsi. Jumlah whole grain matang untuk orang dewasa yang dianjurkan adalah 85 gram (wanita) dan 100 gram (pria) setiap kali makan.

Selain whole grain, ada juga menu makan sehat lainnya yang mengandung karbohidrat seperti ubi, kentang, jagung, dan labu parang. Namun, pastikan untuk mengolahnya dengan benar. Hindari mengolah ubi, kentang, dan sayuran lainnya dengan digoreng maupun dibakar.

Sebaiknya, olah makanan tersebut dengan cara dikukus atau direbus agar kandungan nutrisi di dalamnya tidak hilang.

Ingin membuat jajanan untuk camilan sehat di rumah? Kamu bisa menggunakan tepung beras organik karena lebih sehat dibandingkan tepung biasa.

Dari ulasan di atas, sekarang kamu jadi lebih tahu kan kalau nasi putih sebenarnya bebas kolesterol. Namun, kalau kamu memiliki riwayat kolesterol tinggi, sebaiknya ganti karbohidrat yang lebih sehat. Nasi merah bisa menjadi pilihan tepat dan mudah untuk membantu menurunkan kolesterol. Tapi, jangan lupa imbangi juga dengan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga ya.

Ingin mengonsumsi menu makan sehat? Sekarang belanja jadi lebih mudah karena bisa dilakukan secara online, lewat website Healthy Choice. Bukan cuma beragam jenis whole grain, di sini juga ada tepung beras organik untuk kamu yang hobi membuat kudapan sehat.

 

Baca juga: 10 Kesalahan saat Memasak Beras Merah, Jangan Sampai Keliru

Baca juga: Cegah Penuaan hingga Atasi Jerawat, Ini Kandungan Sehat Beras Merah


Older Post Newer Post

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published