Tanpa Disadari, Ini 8 Ciri-ciri Alergi Gluten Pada Tubuh yang Sering Terjadi

bebas gluten

Apakah kamu pernah atau bahkan mengalami gatal-gatal, ruam, beserta gejala khas alergi lainnya setiap kali mengonsumsisi roti, sereal gandum, pasta, dan makanan yang mengandung gluten lainnya? Jika ya, bisa jadi itu pertanda bahwa kamu memiliki alergi gluten. Apa itu alergi gluten , Apa penyebab dan ciri-cirinya? Lantas apakah bisa diatasi?


Kenali Apa Itu Alergi Gluten dan Ciri-cirinya

Alergi gluten merupakan kondisi seseorang yang mengalami reaksi alergi ketika mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Gluten sendiri adalah protein alami yang tidak larut dan terdapat pada gandum. Biasanya gluten terdiri dari 90 persen protein, dan 8 persen lemak, 2 persen karbohidrat. Sedangkan fungsi utama gluten adalah untuk membuat adonan roti menjadi elastis dan kenyal.

Pada sebagian orang gluten dapat menimbulkan reaksi alergi. Penyebab utamanya adalah karena sistem kekebalan tubuh yang salah atau tertular sensitif dalam mendeteksi gluten yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga secara tidak langsung gluten dianggap oleh autoimun sebagai ancaman yang berbahaya sehingga langsung memberikan respon yang berakibat pada munculnya reaksi alergi.

Untuk mengidentifikasi apakah kamu memiliki alergi gluten atau tidak sebenarnya mudah, yakni dengan memerhatikan apakah tubuh mengalami reaksi alergi seperti gatal dan ruam pada kulit ketika sedang atau sehabis mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

Namun, sejatinya ciri-ciri gluten tak hanya sebatas gatal dan ruam. Ada sejumlah reaksi lainnya yang mengindikasikan kalau kamu mengidap alergi gluten. Apa sajakah hal tersebut? Simak informasi selengkapnya.


bebas gluten

Sumber foto: Google


1. Gangguan Pencernaan

Munculnya berbagai gangguan pencernaan seperti perut kembung, konstipasi hingga disentri dan diare adalah ciri-ciri alergi gluten yang hampir pasti dialami oleh seseorang yang mengidap gangguan kesehatan yang satu ini. Tak hanya orang dewasa, pada anak-anak reaksi alergi gluten yang mengganggu sistem pencernaan umumnya berupa konstipasi atau sembelit.

2. Sakit Perut

Ciri-ciri alergi gluten berikutnya yang lebih spesifik adalah mengalami nyeri atau kram pada perut dengan intensitas sakit perut yang cukup tinggi. Artinya, sakit yang kamu alami akibat alergi gluten cukup parah.

Meski demikian, tidak semua orang akan mengalami rasa sakit perut yang sama. Hal ini kembali lagi pada kekuatan tubuh masing-masing.

3. Fluktuasi Berat Badan Secara Mendadak

Para penderita alergi gluten juga bisa mengalami kenaikan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba. Hal ini pun bisa dengan kenaikan yang tergolong signifikan. Biasanya ciri-ciri yang satu ini diakibatkan oleh peradangan (inflamasi) dan terjadinya gangguan pada metabolisme tubuh.

Akan tetapi, perubahan berat badan yang terjadi secara mendadak dan drastis ini tidak sepenuhnya menjadi bentuk reaksi alergi gluten, melainkan bisa saja penderita memang memiliki penyakit yang berkaitan dengan metabolisme.

4. Penurunan Nafsu Makan

Nafsu makan yang menurun secara tiba-tiba adalah ciri-ciri alergi gluten yang mungkin saja terjadi. Kondisi ini bisa dialami siapa saja yang memang didiagnosa mengidap alergi gluten. Namun umumnya, penurunan nafsu makan akibat alergi gluten ini dialami oleh kelompok usia anak-anak. 

5. Gangguan Sistem Saraf Pusat

Alergi gluten yang kamu alami bisa berdampak pada terganggunya sistem saraf pusat (SSP) di dalam tubuh. Kondisi ini dapat terjadi akibat gluten sebagai faktor pencetus alergi dan menyebabkan terjadinya peradangan serta permeabilitas pada organ usus.

Lantas hal ini mengakibatkan penurunan daya konsentrasi, munculnya rasa cemas, depresi hingga gangguan tidur (insomnia), dan rasa lelah yang berlebihan. Tak hanya itu, kamu yang memiliki intoleransi gluten juga rentan mengalami sakit kepala beberapa saat setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

6. Gangguan Pada Kulit dan Kuku

Gangguan pada kulit seperti Dermatitis Herpetiformis dan Keratosis Pilaris adalah ciri-ciri alergi gluten yang juga umum terjadi. Penyakit kulit ini ditandai oleh sejumlah gejala khas, yakni timbul rasa gatal dan ruam pada kulit di area wajah, tangan, dada, bokong, bahkan kulit kepala. Selain kulit, alergi gluten yang kamu alami juga mungkin saja akan berdampak pada kuku jari yang menjadi rapuh dan mudah patah.

7. Pembengkakan

Selain gatal dan ruam pada kulit ciri-ciri alergi gluten yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan pada sejumlah bagian tubuh. Umumnya, pembengkakan sebagai bentuk reaksi alergi gluten yang bisa terjadi pada jari-jari, paha, dan lutut kaki. Akan tetapi tidak semua orang mengalami ciri-ciri alergi gluten yang satu ini. Namun, jika ternyata kamu mengalami gejala pembengkakan sehabis mengonsumsi makanan mengandung gluten, maka ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi tersebut.

8. Nyeri Sendi

Pada sebagian orang, reaksi gluten yang ditimbulkan bahkan berupa rasa nyeri pada persendian tubuh. Hal ini bisa terjadi ketika sistem autoimun tubuh mendeteksi gluten sebagai ancaman dan aktivitas perlawanan yang mengakibatkan sendi mengalami nyeri.

Nah, itulah beberapa ciri alergi gluten yang bisa dirasakan jika berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Sebaiknya perhatikan kembali makanan yang mengandung gluten seperti makanan olahan pabrik, sereal gandum, olahan dari tepung terigu, roti, minuman bir dan masih banyak lagi.


Bagaimana Mengatasi Alergi Gluten?

Untuk mengatasi alergi gluten kamu bisa mengonsumsi obat-obatan antihistamin, guna meredakan gejala yang ditimbulkan. Kamu juga disarankan untuk sementara waktu menghindari segala jenis makanan yang mengandung banyak gluten, dan pastikan untuk berkonsultasi pada dokter agar dapat ditangani secara tepat.

Namun, sebagai menu alternatif yang sehat ada baiknya untuk mengonsumsi makan bebas gluten yang sudah teruji. Kamu bisa mendapatkannya melalui Healthy Choice atau klik di sini. Tersedia berbagai bahan makanan organik bebas gluten yang kaya nutrisi dan baik untuk menjaga kesehatan, mulai dari tepung beras, tepung pisang, tepung ubi ungu, oat, gandum, chia seed dan masih banyak lagi.



Baca juga: Rekomendasi Makanan Sehat yang Aman Dikonsumsi Pengidap Dispepsia

Baca juga: Beralih Ke Makanan Sehat dan Hindari Makanan ini agar Awet Muda


Older Post

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published