Minyak Kelapa VS Minyak Zaitun, Mana yang Bagus untuk Kesehatan?

minyak kelapa

Ingin memulai pola hidup sehat, tapi bingung bagaimana caranya? Sebetulnya, ada banyak cara untuk memulai gaya hidup sehat. Mulai dari membiasakan diri rutin berolahraga hingga mengonsumsi makanan sehat.

Memilih makanan dan bahan-bahan yang sehat juga sangat penting. Salah satu yang mesti menjadi perhatian khusus adalah minyak.

Sebab, penggunaan minyak disebut dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Sehingga, sangat penting untuk memilih minyak yang tepat.

Namun, banyaknya jenis minyak yang tersedia di pasaran seringkali membuat orang bingung. Bukan mereknya saja, tapi juga bahan minyak tersebut.

Dua jenis minyak yang diklaim bermanfaat untuk kesehatan tubuh yaitu minyak zaitun (olive oil) dan minyak kelapa (coconut oil). Lantas, dari keduanya mana yang lebih baik bagi tubuh? Simak dulu penjelasannya berikut ini.

Minyak Zaitun

minyak kelapa

Sumber foto: Google

Minyak satu ini berasal dari ekstrak buah zaitun. Sekitar 24% minyak zaitun mengandung lemak jenuh, omega 6, dan omega 3. Selain itu, minyak zaitun juga terdiri dari banyak asam oleat yang disebut mampu mengurangi peradangan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa mengonsumsi dua sendok makan minyak zaitun setiap hari. Minyak ini juga bisa kamu gunakan untuk memanggang atau menumis. Namun, akan lebih baik apabila digunakan langsung tanpa melewati proses pemanasan, seperti mencampurnya dengan salad.

Minyak Kelapa

Ada dua jenis minyak kelapa, yaitu minyak kelapa murni (virgin coconut oil) dan minyak kelapa olahan. VCO berasal dari ekstraksi daging buah kelapa dengan teknik cold-pressed atau tanpa pemanasan, baik panas dari kompor ataupun matahari.

Sementara minyak kelapa olahan terbuat dari ekstrak daging kelapa kering dan memerlukan proses pemurnian yang cukup panjang. Sayangnya, karena melewati serangkaian proses tersebut, kandungan fenol dan antioksidan yang baik bagi tubuh akan berkurang atau bahkan hilang.

Di dalam minyak kelapa terkandung sekitar 85% lemak jenuh yang mempunyai kandungan asam laurat. Dimana, fungsi asam laurat yaitu sebagai pendukung pertumbuhan probiotik di dalam saluran cerna dan membantu melawan bakteri jahat.

Satu sendok makan minyak kelapa mengandung 0,25 gram lemak tak jenuh ganda dan 0,1 gram lemak tak jenuh tunggal.

Lalu, Manakah yang Lebih Sehat?

Menurut beberapa hasil penelitian, kandungan lemak baik dalam minyak zaitun 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan minyak kelapa. Selain itu, kandungan lemak jenuh dalam minyak zaitun juga lebih sedikit dibanding minyak kelapa.

Tingginya kadar lemak sehat pada minyak zaitun bisa membantu menurunkan kadar kolesterol buruk alias LDS, dan memperbaiki hiperlipidemia. Sebuah penelitian juga membuktikan bahwa mengonsumsi minyak zaitun secara rutin mampu mencegah hipertensi dan terjadinya stroke.

Jika dilihat dari jumlah kalorinya, minyak zaitun juga mengandung kalori lebih rendah. Satu sendok minyak zaitun mengandung 120 kalori. Sedangkan minyak kelapa sebanyak 130 kalori.

Hal ini membuktikan bahwa olive oil atau minyak zaitun, lebih kaya manfaat dibandingkan minyak kelapa. Meski begitu, bukan berarti minyak kelapa tidak bagus untuk kesehatan, ya.

Sekarang kamu sudah tahu kan perbedaan kandungan di dalam kedua minyak tersebut. Jadi, kalau kamu ingin memulai pola hidup sehat, mengganti konsumsi minyak di rumah dengan minyak zaitun atau minyak kelapa bisa menjadi pilihan yang mudah.

Apalagi di era yang semua serba online ini, belanja bahan makanan sehat pun bisa dari rumah. Seperti minyak zaitun dan minyak kelapa yang bisa kamu dapatkan di Healthy Choice. Klik di sini untuk berbalanja minyak kelapa atau VCO terlengkap.

 

Baca juga: Atasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah, Ini Kandungan Sehat Minyak Kelapa untuk Para Wanita

Baca juga: Terkenal Khasiat Sehatnya, Ini Fakta Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Payudara


Older Post Newer Post

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published